Sabtu, 15 Maret 2014

TULISAN 2 ( BAHASA INGGRIS BISNIS 2 )


Kredit Macet Rp 52 Miliar, Akuntan Publik Diduga Terlibat

JAMBI, KOMPAS.com – Seorang akuntan publik yang membuat laporan keuangan perusahaan Raden Motor untuk mendapatkan pinjaman modal senilai Rp 52 miliar dari BRI Cabang Jambi pada 2009, diduga terlibat kasus korupsi dalam kredit macet.
Hal ini terungkap setelah pihak Kejati Jambi mengungkap kasus dugaan korupsi tersebut pada kredit macet untuk pengembangan usaha di bidang otomotif tersebut.
Fitri Susanti, kuasa hukum tersangka Effendi Syam, pegawai BRI yang terlibat kasus itu, Selasa (18/5/2010) mengatakan, setelah kliennya diperiksa dan dikonfrontir keterangannya dengan para saksi, terungkap ada dugaan kuat keterlibatan dari Biasa Sitepu sebagai akuntan publik dalam kasus ini. Hasil pemeriksaan dan konfrontir keterangan tersangka dengan saksi Biasa Sitepu terungkap ada kesalahan dalam laporan keuangan perusahaan Raden Motor dalam mengajukan pinjaman ke BRI.
Ada empat kegiatan data laporan keuangan yang tidak dibuat dalam laporan tersebut oleh akuntan publik, sehingga terjadilah kesalahan dalam proses kredit dan ditemukan dugaan korupsinya. “Ada empat kegiatan laporan keuangan milik Raden Motor yang tidak masuk dalam laporan keuangan yang diajukan ke BRI, sehingga menjadi temuan dan kejanggalan pihak kejaksaan dalam mengungkap kasus kredit macet tersebut,” tegas Fitri.
Keterangan dan fakta tersebut terungkap setelah tersangka Effendi Syam diperiksa dan dikonfrontir keterangannya dengan saksi Biasa Sitepu sebagai akuntan publik dalam kasus tersebut di Kejati Jambi.
Semestinya data laporan keuangan Raden Motor yang diajukan ke BRI saat itu harus lengkap, namun dalam laporan keuangan yang diberikan tersangka Zein Muhamad sebagai pimpinan Raden Motor ada data yang diduga tidak dibuat semestinya dan tidak lengkap oleh akuntan publik.
Tersangka Effendi Syam melalui kuasa hukumnya berharap pihak penyidik Kejati Jambi dapat menjalankan pemeriksaan dan mengungkap kasus dengan adil dan menetapkan siapa saja yang juga terlibat dalam kasus kredit macet senilai Rp 52 miliar, sehingga terungkap kasus korupsinya.
Sementara itu pihak penyidik Kejaksaan yang memeriksa kasus ini belum maumemberikan komentar banyak atas temuan keterangan hasil konfrontir tersangka Effendi Syam dengan saksi Biasa Sitepu sebagai akuntan publik tersebut.
Kasus kredit macet yang menjadi perkara tindak pidana korupsi itu terungkap setelah kejaksaan mendapatkan laporan adanya penyalahgunaan kredit yang diajukan tersangka Zein Muhamad sebagai pimpinan Raden Motor. Dalam kasus ini pihak Kejati Jambi baru menetapkan dua orang tersangka, pertama Zein Muhamad sebagai pimpinan Raden Motor yang mengajukan pinjaman dan tersangka Effedi Syam dari BRI yang saat itu menjabat sebagai pejabat penilai pengajuan kredit.

KOMENTAR :
Sebaiknya orang yang melakukan tindakan tersebut harus di tindak lanjuti agar tidak terjadi hal-hal seperti kasus di atas karena akan berdampak  kerugian dalam segi finansial, selain itu umur ekonomis dari jalan yang sudah dibuat tidak sesuai dengan perhitungan yang sebenarnya
 sumber  : 
http://fajarsidiqpermana.blogspot.com/2013/12/kasus-pelanggaran-etike-profesi.html

tulisan 1 ( bahasa inggris bisnis 2)


Pelanggaran Etika Profesi Akuntansi

 Manipulasi Laporan Keuangan PT KAI 

Transparansi serta kejujuran dalam pengelolaan lembaga yang merupakan salah satu derivasi amanah reformasi ternyata belum sepenuhnya dilaksanakan oleh salah satu badan usaha milik negara, yakni PT Kereta Api Indonesia. Dalam laporan kinerja keuangan tahunan yang diterbitkannya pada tahun 2005, ia mengumumkan bahwa keuntungan sebesar Rp. 6,90 milyar telah diraihnya. Padahal, apabila dicermati, sebenarnya ia harus dinyatakan menderita kerugian sebesar Rp. 63 milyar.
Kerugian ini terjadi karena PT Kereta Api Indonesia telah tiga tahun tidak dapat menagih pajak pihak ketiga. Tetapi, dalam laporan keuangan itu, pajak pihak ketiga dinyatakan sebagai pendapatan. Padahal, berdasarkan standar akuntansi keuangan, ia tidak dapat dikelompokkan dalam bentuk pendapatan atau asset. Dengan demikian, kekeliruan dalam pencatatan transaksi atau perubahan keuangan telah terjadi di sini.
Di lain pihak, PT Kereta Api Indonesia memandang bahwa kekeliruan pencatatan tersebut hanya terjadi karena perbedaan persepsi mengenai pencatatan piutang yang tidak tertagih. Terdapat pihak yang menilai bahwa piutang pada pihak ketiga yang tidak tertagih itu bukan pendapatan. Sehingga, sebagai konsekuensinya PT Kereta Api Indonesia seharusnya mengakui menderita kerugian sebesar Rp. 63 milyar. Sebaliknya, ada pula pihak lain yang berpendapat bahwa piutang yang tidak tertagih tetap dapat dimasukkan sebagai pendapatan PT Kereta Api Indonesia sehingga keuntungan sebesar Rp. 6,90 milyar dapat diraih pada tahun tersebut. Diduga, manipulasi laporan keuangan PT Kereta Api Indonesia telah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Sehingga, akumulasi permasalahan terjadi disini.
Komentar:
Dalam hal ini PT.KAI mengabaikn adanya organisasi lembaga keuangan yang di fungsikan untuk mengaudit hasil laporan keuangan per tahun yang di dapat oleh PT.KAI .
PT KAI sebagai suatu lembaga memang memiliki kewenangan untuk menyusun laporan keuangannya dan memilih auditor eksternal untuk melakukan proses audit terhadap laporan keuangan tersebut. Tetapi, PT KAI tidak boleh mengabaikan dimensi organisasional penyusunan laporan keuangan dan proses audit. Selain itu, auditor eksternal wajib melakukan komunikasi secara benar dengan komite audit yang ada pada PT Kereta Api Indonesia guna membangun kesepahaman diantara seluruh unsur lembaga. Selanjutnya, soliditas kelembagaan diharapkan tercipta sehingga mempermudah penerapan sistem pengendalian manajemen di dalamnya.
 Sumber :

Senin, 03 Februari 2014

TUGAS 11 BAHASA INDONESIA : MEMBUAT DRAFT KARYA ILMIAH

PEMBUATAN APLIKASI UG TOUCH BERBASIS UBUNTU MOBILE PHONE

      Teknologi informasi pada saat ini menunjukkan perkembangan yang sangat pesat. Perkembangan itu, telah mendorong manusia untuk mendapatkan informasi yang lebih dari teknologi-teknologi saat ini. Upaya manusia untuk mendapatkan hal tersebut, yaitu dengan mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya sehingga mereka mengetahui perkembangan informasi terbaru saat ini.   
    Dalam teknologi tersebut, tidak semua informasi bisa didapatkan dengan mudah. Contohnya seperti informasi tentang Universitas Gunadarma, sehingga saya berusaha membuat suatu aplikasi bertujuan untuk membantu seluruh akivitas akademik Universitas Gunadarma. Untuk mendapatkan informasi - informasi tentang Universitas Gunadarma yang seharusnya mereka dapatkan.
      Penulis mencoba memperkenalkan teknologi terbaru, dalam aplikasi yang akan dijalankan di atas sistem operasi Ubuntu Touch. Tujuan yang diharapkan, yaitu agar aplikasi ini dapat digunakan oleh semua akivitas akademik Universitas Gunadarma. Berguna dan bermanfaat bagi pengguna dalam proses berlangsungnya kegiatan perkuliahan.



Kamis, 28 November 2013

Senin, 11 November 2013

TUGAS 9 BAHASA INDONESIA : BAB PENDAHULUAN KARANGAN ILMIAH

BAB I
PENDAHULUAN

1. LATAR BELAKANG
Pendidikan semakin maju tapi moral dan perilaku anak bangsa terutama kalangan remaja SMA semakin mengkhawatirkan. Perilaku remaja SMA saat ini  sangat memprihatinkan terjadi penurunan yang sangat drastis terhadap moral dan perilaku remaja SMA.
Saat ini sistem pendidikan nasional khususnya pendidikan dasar dan menengah dapat dikatakan mengalami kemajuan. Indikatornya adalah penerapan kelas percepatan (akselerasi), sekolah bertaraf internasional (SBI), sekolah rintisan bertaraf internasional (RSBI) dan sekolah standar nasional (SSN). Semuanya hampir tidak ada sebelum tahun 2000. Kemajuan tidak hanya pada sistem tapi juga fasilitas khususnya pada sekolah yang sudah berstandar nasional dan internasional, seperti ruangan full AC, ruangan berLCD dan televisi untuk mendukung proses belajar-mengajar yang tidak ada pada sekolah-sekolah biasa. Pelajar kita juga semakin pintar karena nilai 10 (sempurna) UAN/UAS SD hingga SMA bukan sesuatu yang langka. Di satu sekolah lebih dari 10 orang yang mendapat nilai sempurna. Padahal sebelum Era revormasi, angka 10 benar-benar angka istimewa.
Namun kemajuan tersebut tidak diikuti dengan majunya perilaku siswa. Disebabkan sistem pendidikan kita yang mayoritas menilai kelulusan hanya kecerdasan intelektual saja atau angka-angka yang ada di raport dan ijazah. Padahal secara sederhana tujuan pendidikan nasional adalah menciptakan kecerdasan intelektual dan emosional atau spiritual. Saat ini perilaku pelajar sangat mengkhawatirkan seperti menjauh dari ajaran agama, kurangnya rasa hormat terhadap orang yg lebih tua, siswa yang merokok, model pakaian, dan perbuatan yang menjurus asusila. Perbaikan demi perbaikan moral dan prilaku anak bangsa dan remaja SMA pun semakin gencar dilakukan. Selamatkan anak bangsa dari kehancuran moral karena masuknya budaya – budaya asing yang mengancam generasi muda.

2. PERUMUSAN MASALAH
  Perilaku remaja SMA saat ini sudah sangat mengkhawatirkan, perilaku remaja SMA saat ini merupakan suatu masalah yang cukup kompleks dan rumit. Sehingga menimbulkan banyak pertanyaan seputar perilaku remaja SMA saat ini. Pertanyaan – pertanyaan tersebbut diuraikan sebagai berikut :
a.       Bagaimana perilaku remaja saat ini ?
b.      Apa yang menyebabkan terjadinya penurunan terhadap perilaku remaja saat ini ?
c.       Apakah dengan mengalakan pendidikan karakter dapat meningkatkan dan memperbaiki prilaku dan moral remaja SMAsaat ini ?

3. TUJUAN

a.       Mengetahui bagaimana prilaku remaja saat ini??
b.      Mengetahui bagaimana prilaku remaja SMA setelah digalakan pendidikan karakter
c.       Mengetahui penyebab terjadinya penurunan terhadap prilaku remaja saat ini

4. MANFAAT

a.       Bagi Masyarakat
            Penulisan karya tulis ini memiliki banyak manfaat salah satunya adalah manfaat bagi masyarakat. Dengan karya tulis ini masyarakat dapat mengetahui bagaimana perilaku anak bangsa terutama remaja SMA saat ini. Masyarakat dapat menilai dan membandingkan sendiri bagaimana perilaku anak bangsa dan remaja SMA saat ini dengan perilaku remaja pada tahun – tahun sebelumnya. Bertapa jauh berbeda antara remaja dulu dengan sekarang, kemerosotan nilai moral dan perilaku remaja saat ini sungguh sangat jauh dari perkiraan.

b.      Bagi Orang Tua
         Manfaat bagi orang tua adalah agar para orang tua dapat mengetahui perilaku anak dan remaja sekarang. Agar para orang tua tahu dan dapat membandingkan perilaku anaknya, apakah anak mereka mengalami perubahan yang bersifat negatif atau tidak. Apabila memang ada perubahan pada anak mereka yang mengarah ke hal yang negatif para orang tua dapat cepat tanggap dalam menyikapi dan mengambil tindakan. Para orang tua juga dapat segera melakukan antisipasi sebelum perubahan ke arah yang negatif itu terjadi pada anaknya, dengan lebih mengawasi dan lebih memperhatikan pola tingkah laku  anaknya.

c.       Bagi Sekolah
         Karya tulis ini sangat penting bagi sekolah dan dunia pendidikan, karena dengan adanya karya tulis ini dapat menjadi acuan dalam mendidik anak – anak didiknya. Sekolah dapat cepat tanggap ketika menghadapi perilaku – perilaku anak didikya yang bersifat negatif, dan berupaya untuk merubah karakter anak didikya menjadi lebih baik.

d.      Bagi Siswa
            Manfaat bagi siswa adalah agar siswa tahu dan mengerti bagai mana moral anak bangsa saat ini, sehingga dapat menimbulkan kesadaran pada diri mereka untuk melakukan perubahan dan perbaikan moral anak dan remaja saat ini. Para remaja juga dapat menjadikan karya tulis ini sebagai perbandingan terhadap perilaku mereka, apakah perilaku mereka sudah baik? apakah yang mereka lakukan sudah benar? Pertanyaan itulah yang akan muncul dan timbul pada diri seseorang ketika dihadapkan dengan masalah moral remaja.
            Selain itu para remaja juga dapat menjadikan karya tulis ini untuk acuan dalam berperilaku, dan para remaja dapat segera menaggulangi bagaimana apabila perilaku mereka mulai mengalami perubahan ke arah yang negatif dan dapat mengantisipasi sebelum itu terjadi pada dirinya.


5. METODE PENGUMPULAN DATA
Dalam penulisan karya tulis ini menggunakan metode landasan teori, perbandingan, study pustaka dan wawancara diharapkan dapat memberikan data-data yang akurat dan dapat di pertanggung jawabkan hasilnya.


6.SISTEM PENULISAN
Dalam karya tulis ini ditulis sesuai BAB yang disajikan
http://jeniimega.blogspot.com/2012/07/contoh-pendahuluan-dalam-pembuatan.html

TUGAS 9 BAHASA INDONESIA : KERANGKA TULISAN ILMIAH

KERANGKA TULISAN ILMIAH

BAB1
1. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Berisi tentang latar belakang suatu masalah yang akan diangkat oleh penulis.
1.2 Batasan Masalah
Batasan-batasan masalah yang akan diangkat oleh penulis agar penulisan ini tidak terlalu jauh dari apa yg akan di bahas
1.3 Rumusan Masalah
Berisi tentang masalah2 yang akan dibahas nantinya dan akan di pecahkan dengan menulis tulisan ilmiah ini
1.4 Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian berisi tentang tujuan dari pokok permasalahan yang di ambil oleh penulis
1.5 Metode Penelitian
Berisi tentang tahap-tahap  apa saja yang dilakukan oleh penulis selama pengerjaan penulisan ilmiah
1.6 Sistematika Penulisan
Untuk mempermudah pembaca dalam menelusuri pembahasan yang
disajikan, tulisan ini disusun dengan sistematika sebagai berikut :.

BAB II LANDASAN TEORI
Bab ini teori-teori yang akan digunakan dalam pembahasan masalah,

BAB III ANALISIS DAN PEMBAHASAN
Dalam bab ini akan menerangkan tentang tahapan apa saja yang ada pada pnulisan ilmiah

BAB IV PENUTUP
Bab ini berisi kesimpulan dan saran.

Minggu, 03 November 2013

TUGAS 7 BAHASA INDONESIA : BOROBUDUR

Borobudur merupakan candi terbesar di Indonesia. Candi Borobudur yang terletak di Magelang, Jawa Tengah, selain menjadi obyek wisata yang ramai dikunjungi, juga menjadi pusat ibadah. Hal ini sesuai dengan arti namanya yaitu "biara di perbukitan". Saat ini borobudur ditetapkan sebagai salah satu warisan dunia UNESCO. Borobudur dibangun sekitar tahun 800 Masehi atau abad ke-9. Candi borobudur dibangun oleh para penganut agama Buddha Mahayana pada masa pemerintahan Wangsa Syailendra. Candi ini dibangun pada masa kejayaan dinasti syailendra. Kemungkinan candi ini dibangun sekitar tahun 824 M dan selesai sekitar menjelang tahun 900-an Masehi pada masa pemerintahan Ratu Pramudawardhani yang adalah putri dari Samaratungga. Sedangkan arsitek yang berjasa membangun candi ini menurut kisah turun-temurun bernama Gunadharma.
Kata Borobudur sendiri berdasarkan bukti tertulis pertama yang ditulis oleh Sir Thomas Stamford Raffles, Gubernur Jendral Britania Raya di Jawa, yang memberi nama candi ini. Tidak ada bukti tertulis yang lebih tua yang memberi nama borobudur pada candi ini. Satu-satunya dokumen tertua yang menunjukkan keberadaan candi ini adalah kitab nagarakretagama, yang ditulis oleh Mpu Prapanca pada tahun 1365. Di kitab tersebut ditulis bahwa candi ini digunakan sebagai tempat meditasi penganut Buddha. Arti nama Borobudur yaitu "biara di perbukitan", yang berasal dari kata "bara" (candi atau biara) dan "beduhur" (perbukitan atau tempat tinggi) dalam bahasa Sansekerta.